Almanhaj.or.id ↗
Panduan Lengkap Shalat Tahajjud
24 Februari 2025 · 1 menit baca
Artikel ini bersumber dari Almanhaj.or.id. Hak cipta sepenuhnya milik penulis dan Almanhaj.or.id.
DAFTAR ISI
- Disyariatkannya Shalat Sunnah dan Keutamannya
- Disyari’atkannya Shalat Sunnah
- Keutamaan Shalat Sunnah
- Disukai Melaksanakan Shalat Sunnah di Rumah
- Shalat Malam
- Shalat Witir
- Beberapa Gambaran Mengenai Qiyaamul Lail
- Problematika dan fatwa Seputar Shalat Malam dan Shalat Witir
- Shalat Sepanjang Malam
- Mengusap Wajah dengan Kedua Tangan Setelah Qunut
- Shalat Lebih Utama daripada Membaca al-Qur-an
- Shalat Witir bagi Seorang Musafir
- Hukum Meninggalkan Shalat Witir
- Shalat Orang yang Duduk Nilainya Separuh dari Orang yang Berdiri
- Menghidupkan Malam Hari Raya
- Tidak Ada Dua Witir dalam Satu Malam
- Hukum Mengqadha’ Shalat Witir
- Orang yang Melakukan Shalat Witir di Permulaan Malam, lalu Bangun pada Akhir Malam
- Membaca Surat al-Ikhlash dalam Shalat Witir
- Niat Melakukan Shalat Witir Sebanyak Tiga Raka’at kemudian Berkeinginan Menambahnya
- Shalat setelah Isya’ Termasuk Shalat Malam
- Hukum Mendahulukan Shalat Witir sebelum Tidur
- Ketika Adzan Shubuh Berkumandang Saat Melaksanakan Shalat Witir
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa menganjurkan kepada para Sahabatnya untuk melakukan shalat malam dan membaca al-Qur-an di dalamnya. Hadits-hadits yang mengungkapkan tentang hal ini sangat banyak untuk dapat dihitung. Namun kami hanya akan menyinggung sebagiannya saja, berikut panda-ngan para ulama sekitar masalah ini.
Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ.
“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.”
Artikel ini bersumber dari Almanhaj.or.id. Hak cipta sepenuhnya milik penulis dan Almanhaj.or.id.
Baca di Almanhaj.or.id ↗