← Kembali ke beranda
Almanhaj.or.id ↗

As-Sunnah dan Defenisinya

28 Mei 2024 · 1 menit baca

Artikel ini bersumber dari Almanhaj.or.id. Hak cipta sepenuhnya milik penulis dan Almanhaj.or.id.

DAFTAR ISI.

    1. Makna As-Sunnah Dalam Syari’at Islam
    2. Sunnah dan Bid’ah
    3. Sanad & Matan dan Pembagian As-Sunnah Menurut Sampainya Kepada Kita

Menurut bahasa, kata As-Sunnah berarti jalan, atau tuntunan baik yang terpuji maupun yang tercela, sesuai dengan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

مَنْ سَنَّ فِي اْلإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي اْلإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ.

“Barangsiapa yang memberi teladan (contoh) perbuatan yang baik, ia akan mendapatkan pahala perbuatan tersebut serta pahala orang yang mengikutinya (sampai hari Kiamat) tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Barangsiapa yang memberikan contoh kejelekan, maka ia akan mendapatkan dosa perbuatan tersebut serta dosa orang-orang yang mengikutinya (sampai hari Kiamat) tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun”

Artikel ini bersumber dari Almanhaj.or.id. Hak cipta sepenuhnya milik penulis dan Almanhaj.or.id.
Baca di Almanhaj.or.id ↗